Cerita berawal ketika terdapat sebuah website yang menggunakan drupal dan dihostingkan di sebuah web hosting yang ternyata hanya membolehkan satu buah database saja. Ketika waktu bertambah, ada sebuah web juga yang akan dimasukkan ke hosting yang sama dan ternyata berbasis drupal juga. Jika langsung dipindahkan maka kemungkinan besar akan terjadi kerumitan karena nama tabelnya sama antara web yang baru dengan web yang lama.

Continue reading

Bagi yang sering jalan-jalan di web mungkin pernah mendengar yang namanya FreSh di jakarta. FreSh di jakarta ini menurut saya terbilang sukse walaupun sepertinya akhir-akhir ini terlihat agak jarang diadakan lagi. Hal yang sama juga terjadi di meetupnya jogxer (jemu-ah), err…. kalau yang ini bahasnya nanti saja :D

Di Jogja baru-baru ini alias kemarin malam baru saja diadakan event semacam FreSh yang dinamakan bancakan (dibaca : banca’an). Seperti biasa ada sharing dari 3 pembicara tentang pengalaman mereka seperti saat membangun startup, bekerja dengan benua lain, dan lain-lain (padahal ga inget semua :D )

Senang sebetulnya ada kegiatan seperti ini di jogja setelah sunday sonten-nya JogjaIT. Bancakan memang mempunyai area yang lebih sempit dan lebih spesifik dibanding JogjaIT. Mudah-mudahan bisa langgeng terus seperti masa kejayaan jemu-ah *halah* :D

It’s kinda surprising me that flickr now allowed me to upload a video even I’m not a pro. I just realized it when I check my flickr for any comment to my picture (sadly there isn’t any :( ).

Well it’s not all you can upload video, it still has limitation such as video length (which only 90 seconds length) and video filesize (which only 150MB).

Anyway happy exploring flickr

Sebetulnya ini berita basbang banget tapi tetap menarik bagi saya untuk dijadikan sebuah topik. Beritanya tentang sebuah foto di flickr seseorang yang digunakan oleh sebuah perusahaan kapitalis telekomunikasi untuk media iklannya. Hebatnya, si empunya foto tidak diberitahu terlebih dahulu atas pemuatan fotonya tetapi si pembuat iklan masih sempat membuang logo adidas yang terdapat di foto itu. Dan di iklan tersebut tetep ada link menuju ke pembuat foto. Nah, terlihat bagaimana di luar sane penghargaan atas hak cipta dan penggunaannya merupakan hal yang sensitif. Bagaimana di Indonesia ?? tanyakan saja pada rumput yang bergoyang :)

Jadi inget insiden di komunitas sepur saya atas “penggunaan” foto-foto :D