Mengenal arti dibalik sebuah kata dalam bahasa tertentu adalah salah satu hal yang menyenangkan. Baru-baru terfikir sebuah (atau 2 buah ?? ) kata dalam bahasa Inggris yaitu house dan home.

Pada awalnya saya bingung, kenapa objek yang sama (rumah) disebut dengan 2 kata yang berbeda yaitu house atau home. Ternyata, kata house mempunyai arti lebih kepada bendanya. Benda disini adalah bangunan rumah yang ditempati oleh subjek tersebut. Sedangkan home lebih kepada perasaan nyaman ketika si subjek berada di rumah. Kadang saya menemukan kalimat “di rumah tapi tidak seperti di rumah”. Si subjek berada di bangunan bernama “rumah” namun subjek ini tidak merasa seperti di rumah karena kakak-adiknya tidak ada, misalnya.

Unik juga ketika saya menyadari arti dari house dan home. Ya itung-itung artikel ini sebagai pembangkit agar mulai menulis lagi. Kalau saya mengutip dari blog mas wahyu : “Robert Kiyosaki itu kaya bukan karena mempraktekkan tulisannya, tapi karena jualan buku!” :D

Ya, lagi-lagi gara-gara BBM saya jadi pingin nulis sesuatu. Teringat ketika membaca berita bahwa BBM (khususnya premium) akan diturunkan harga jualnya, pasti akan ada 2 sekem terkait dengan itu.

Pertama, karena harga BBM turun pada pemerintahan SBY dan merupakan sebuah sejarah bahwa harga BBM turun maka pastinya partai yang mengusung beliau langsung mengaku-ngaku bahwa karena jasa mereka lah BBM bisa turun. Ini juga bakalan menjadi kampanye andalalan mereka dalam pemilu 2009 nanti. Padahal bukan gara-gara faktor presiden BBM bisa turun, tapi memang karena permintaan rakyat dan harga minyak dunia yang ikut turun drastis (yang ga jelas gara-gara apa). Pokoknya sekem abisss…

Dan yang kedua sudah jelas, ketika harga BBM naik pasti banyak pedagang dan pengelola angkutan menaikkan harga. Tapi bagaimana ketika harga BBM turun ?? Kok harga-harga tidak ikut turun (hasil dari nguping kiri – nguping kanan) ?? Ataukah masih menunggu penyesuaian harga juga ??

Mungkin anda sudah tahu bahwa boss besar+pionir microsoft berada di Indonesia untuk hal yang tidak saya ketahui. Tapi salah satunya adalah dia menawarkan software gratis untuk sekolah-sekolah di Indonesia dan (tentu saja) ada syaratnya. Berita jelasnya silahkan lihat disini. Pada berita tersebut ada kalimat :

Meski tawaran Bill Gates ini sangat menggiurkan, tapi pihak pemerintah tidak langsung menyatakan menerimanya.

Melihat kalimat tersebut saya sudah merasa sedikit lebih lega. Saya sendiri pernah mengalami trauma karena tindakan menkominfo Sofyan Djalil yang ingin melegalkan seluruh windows bajakan yang ada di Indonesia hanya dengan selembar (mungkin berlembar-lembar) kertas perjanjian. Isu yang saya dengar malah yang mempunyai ide ini adalah (klo ga salah) menteri keuangan saat itu (bukan yang sekarang), WTF!!!
Continue reading

Berawal dari postingan seseorang tentang pengubahan wajah a.k.a deface dari salah satu situs terhormat di Indonesia di sebuah milis, saya langsung menuju ke sumber berita. Setelah saya baca sumber beritanya kok gini sih ??? Untuk sebuah media IT terkemuka di Indonesia penulisan semacam ini sama saja dengan membuka aib. Mana etika anda ??

Akhirnya saya memutuskan untuk menulis surat cinta untuk penulis berita tersebut :
Continue reading

duh, bisa-bisanya sih teledor gini. Mikir apa sih pas lagi melihat filter komentar ??? enggak tau apa yang terlintas di kepala, malah men-delete semua komen yang tertangkap sama akismet. Padahal ada 4 komen yang sudah ditandain bukan spam, eh malah yang di klik kok delete all. Doh, kok yang kena komen mbak Andra sama iorme lagi sih, maaf lagi nih :(