<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> <rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>my own log &#187; sepur</title> <atom:link href="http://nugrahadi.pramono.info/tag/sepur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://nugrahadi.pramono.info</link> <description>Just a thought and log of my life</description> <lastBuildDate>Mon, 10 Oct 2011 13:15:58 +0000</lastBuildDate> <language>en</language> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <generator>http://wordpress.org/?v=3.0.4</generator> <item><title>Singapura – Kuala Lumpur trip part 2</title><link>http://nugrahadi.pramono.info/2011/10/10/singapura-%e2%80%93-kuala-lumpur-trip-part-2/</link> <comments>http://nugrahadi.pramono.info/2011/10/10/singapura-%e2%80%93-kuala-lumpur-trip-part-2/#comments</comments> <pubDate>Mon, 10 Oct 2011 13:03:06 +0000</pubDate> <dc:creator>Yuda</dc:creator> <category><![CDATA[jalan-jalan]]></category> <category><![CDATA[hostel]]></category> <category><![CDATA[kuala lumpur]]></category> <category><![CDATA[malaysia]]></category> <category><![CDATA[sepur]]></category> <category><![CDATA[singapura]]></category><guid
isPermaLink="false">http://nugrahadi.pramono.info/?p=775</guid> <description><![CDATA[Melanjutkan cerita dari part 1, sampai di kuala lumpur masih pagi buta sekitar jam 6 pagi. Ya, pagi buta karena beda waktu 1 jam dengan WIB. Rencana utama selama di KL adalah ke ikonnya kuala lumpur, apalagi kalo bukan menara kembar petronas. Rencananya memang cuma itu aja karena ga sampai 24 jam di kuala lumpur. [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Melanjutkan <a
href="http://nugrahadi.pramono.info/2011/03/30/singapura-kuala-lumpur-trip-part-1/">cerita dari part 1</a>, sampai di kuala lumpur masih pagi buta sekitar jam 6 pagi. Ya, pagi buta karena beda waktu 1 jam dengan WIB. Rencana utama selama di KL adalah ke ikonnya kuala lumpur, apalagi kalo bukan menara kembar petronas. Rencananya memang cuma itu aja karena ga sampai 24 jam di kuala lumpur.</p><p>Untuk menuju menara ke kembar petronas, dari stasiun KL sentral (yang merupakan pemberhentian terakhir kereta singapura-kuala lumpur) cukup naik RapidKL langsung ke stasiun KLCC. Awalnya saya mengira stasiun KLCC berada di sebelah menara kembar, pas tanya sama pengunjung ternyata sudah berada di bawah menara kembar. Setelah <em>a little lost</em> langsung menuju antrian untuk naik ke skybridge. Ga disangka ternyata antriannya sudah panjang. Padahal waktu itu belum sampai jam 7 pagi.</p><p>Ada 2 paket wisata di menara kembar petronas, yang pertama hanya ke skybrdige di lantai 41 dan yang kedua ke skybridge dan observation tower di lantai paling atas. Semua paket terdiri atas beberapa slot waktu, ketika giliran saya membeli tiket saya hanya mendapat slot waktu jam 16.00 dan paket 2 (skybridge+observation tower) sudah habis. Jadi saran saya sebisa mungkin datang pagi-pagi sekali, jam 5 pagi kalau bisa malah lebih bagus supaya bisa lebih bebas memilih paket dan slot waktu. Mungkin juga karena sedang weekend makanya pengunjungnya lebih banyak.</p><p><span
id="more-775"></span>Setelah mendapat tiket skybridge petronas, tidak lupa foto-foto di depan menara kembar sebagai bukti sudah pernah sampai sana <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p><p
style="text-align: center;"><div
class="img aligncenter" style="width:424px;"> <a
href="http://i1004.photobucket.com/albums/af161/nugrahadi/SG-KL%20trip%202011/petronas-edit.jpg" target="_blank" rel="lightbox[775]"><img
src="http://i1004.photobucket.com/albums/af161/nugrahadi/SG-KL%20trip%202011/petronas-edit.jpg" alt="Petronas Twin Tower" width="424" height="430" /></a><div>Petronas Twin Tower</div></div><p
style="text-align: center;"><div
class="img aligncenter" style="width:400px;"> <a
href="http://i1004.photobucket.com/albums/af161/nugrahadi/SG-KL%20trip%202011/P3190257.jpg" target="_blank" rel="lightbox[775]"><img
src="http://i1004.photobucket.com/albums/af161/nugrahadi/SG-KL%20trip%202011/P3190257.jpg" alt="Petronas Twin Tower di malam hari" width="400"  /></a><div>Petronas Twin Tower di malam hari</div></div><p
style="text-align: center;"><div
class="img aligncenter" style="width:288px;"> <a
href="http://i1004.photobucket.com/albums/af161/nugrahadi/SG-KL%20trip%202011/100_9687-1.jpg" target="_blank" rel="lightbox[775]"><img
src="http://i1004.photobucket.com/albums/af161/nugrahadi/SG-KL%20trip%202011/100_9687-1.jpg" alt="narsis di depan Petronas Twin Tower" width="288" height="383" /></a><div>narsis di depan Petronas Twin Tower</div></div><p></p><p>Sudah puas foto-foto saya menuju penginapan di daerah chow kit. Untuk menuju ke chow kit dari KLCC bisa memakai RapidKL ke stasiun dang wangi lalu transit ke stasiun bukit nanas untuk ganti ke monorail. Karena monorail dan RapidKL tidak terlalu terintegrasi maka harus jalan sekitar 300 meter dari stasiun dang wangi ke stasiun bukit nanas.</p><p>Di chow kit, saya menginap di <a
href="http://www.hostelcosmopolitan.blogspot.com/">hostel cosmopolitan</a>. Ketika pertama kali melihat bangunannya anda pasti ragu seperti apa dalamnya. Untungnya istilah don&#8217;t  judge the book by it&#8217;s cover berlaku disini. Hostel cosmopolitan terletak di lantai 4 dari sebuah gedung yang terlihat tak terawat. Namun ternyata penampilan gedung tersebut tidak mewakili hostel cosmopolitan. Ketika sudah berada di dalam, suasananya sangat nyaman untuk sebuah hostel backpacker. Di hostel ini, selain menyediakan penginapan per malam, ternyata juga menyediakan paket per jam. Aslinya paket tersebut cocok untuk model perjalanan saya, tapi sayangnya saya baru tau pas sudah di hostel dan tidak dapat merubah booking <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /></p><p><center><iframe
width="420" height="315" src="http://www.youtube.com/embed/V7c5EieAzEM" frameborder="0" allowfullscreen></iframe></center></p><p>Di hostel, saya hanya transit untuk mandi dan sekedar meluruskan badan (walau akhirnya tidur juga). Baru kali itu bisa menikmati segarnya air karena sudah ga mandi sejak landing hari kemarinnya <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Saya juga sempat ngobrol dengan seorang backpacker dari jerman. Dia bercerita bahwa sebelumnya dia baru saja backpacking dari Indonesia. Rutenya Bali &#8211; Jogja &#8211; Jakarta. Dia juga cerita bahwa ketika di jogja ada yang menyalaminya dengan nazi salute o_O</p><p>Selesai transit, kembali menuju menara petronas untuk naik ke skybridge. Sebelum naik, terlebih dulu diberikan video pengantar sejarah menara kembar petronas. Setelah video selesai baru masuk lift menuju skybridge. Lift menuju skybridge ini bukan lift biasa. Kalo saya bisa bilang kecepatan naiknya 1 lantai per detik. Gimana nggak, counter lantainya udah kayak detik di jam digital cepetnya, malah mungkin lebih cepet. Setelah sampai di skybridge, seperti biasa, foto2 dulu, karena teman saya pernah bilang &#8220;hora percoyo yen hora ono fotone&#8221;. Di skybridge, pengunjung cuma diberi waktu sekitar 20 menit, dan setiap rombongan dalam satu slot waktu diberi semacam name tag namun dengan warna yang berbeda-beda.</p><p><center><iframe
width="420" height="315" src="http://www.youtube.com/embed/qDqHJ1tU0EM" frameborder="0" allowfullscreen></iframe></center></p><p><p
style="text-align: center;"><div
class="img aligncenter" style="width:600px;"> <a
href="http://i1004.photobucket.com/albums/af161/nugrahadi/SG-KL%20trip%202011/skybridge_fused.jpg" target="_blank" rel="lightbox[775]"><img
src="http://i1004.photobucket.com/albums/af161/nugrahadi/SG-KL%20trip%202011/skybridge_fused.jpg" alt="Petronas Skybridge panorama view" width="600"  /></a><div>Petronas Skybridge panorama view</div></div><p> Selesai dari skybridge, saya menuju ke aquaria KLCC, salah satu tempat wisata yang dekat dengan menara kembar, sebetulnya masih satu komplek sih <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Aquaria ini mirip seperti seaworld, yang isinya akuarium raksasa dan koleksi berbagai macam hewan air.</p><p><p
style="text-align: center;"><div
class="img aligncenter" style="width:400px;"> <a
href="http://i1004.photobucket.com/albums/af161/nugrahadi/SG-KL%20trip%202011/P3190232.jpg" target="_blank" rel="lightbox[775]"><img
src="http://i1004.photobucket.com/albums/af161/nugrahadi/SG-KL%20trip%202011/P3190232.jpg" alt="Aquaria KLCC" width="400"  /></a><div>Aquaria KLCC</div></div><p><center><iframe
width="420" height="315" src="http://www.youtube.com/embed/mWY0qglkJU4" frameborder="0" allowfullscreen></iframe></center><br
/> <br
/> Karena sudah mulai malam jadi saya harus segera kembali ke penginapan dan menuju ke KL Sentral untuk kembali ke singapura dengan kereta yang berangkat jam 23.00 (GMT +8). Untuk perjalanan balik ke singapura, saya mendapatkan tiket untuk kereta tidur kelas 2. Ya lumayan sih untuk sekedar selonjor walapun panjangnya pas mentok kalau dipakai selonjor. Tambah susah lagi selonjor kalau ditambahin tas <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_neutral.gif' alt=':|' class='wp-smiley' /></p><p><p
style="text-align: center;"><div
class="img aligncenter" style="width:400px;"> <a
href="http://i1004.photobucket.com/albums/af161/nugrahadi/SG-KL%20trip%202011/P3190264.jpg" target="_blank" rel="lightbox[775]"><img
src="http://i1004.photobucket.com/albums/af161/nugrahadi/SG-KL%20trip%202011/P3190264.jpg" alt="Kereta tidur" width="400"  /></a><div>Kereta tidur</div></div><p
style="text-align: center;"><div
class="img aligncenter" style="width:400px;"> <a
href="http://i1004.photobucket.com/albums/af161/nugrahadi/SG-KL%20trip%202011/P3190265.jpg" target="_blank" rel="lightbox[775]"><img
src="http://i1004.photobucket.com/albums/af161/nugrahadi/SG-KL%20trip%202011/P3190265.jpg" alt="Kereta tidur" width="400"  /></a><div>Kereta tidur</div></div><p
style="text-align: center;"><div
class="img aligncenter" style="width:400px;"> <a
href="http://i1004.photobucket.com/albums/af161/nugrahadi/SG-KL%20trip%202011/P3190266.jpg" target="_blank" rel="lightbox[775]"><img
src="http://i1004.photobucket.com/albums/af161/nugrahadi/SG-KL%20trip%202011/P3190266.jpg" alt="Kereta tidur" width="400"  /></a><div>Kereta tidur</div></div><p
style="text-align: center;"><div
class="img aligncenter" style="width:400px;"> <a
href="http://i1004.photobucket.com/albums/af161/nugrahadi/SG-KL%20trip%202011/P3190267.jpg" target="_blank" rel="lightbox[775]"><img
src="http://i1004.photobucket.com/albums/af161/nugrahadi/SG-KL%20trip%202011/P3190267.jpg" alt="Kereta tidur" width="400"  /></a><div>Kereta tidur</div></div><p
style="text-align: center;"><div
class="img aligncenter" style="width:400px;"> <a
href=http://i1004.photobucket.com/albums/af161/nugrahadi/SG-KL%20trip%202011/P3190268.jpg" target="_blank"><img
src="http://i1004.photobucket.com/albums/af161/nugrahadi/SG-KL%20trip%202011/P3190268.jpg" alt="Kereta tidur" width="400"  /></a><div>Kereta tidur</div></div><p> That is it, di Kuala Lumpur kurang dari 24 jam <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Dilanjut ke bagian selanjutnya (yang ga tau terbitnya kapan) karena perjalanan belum berakhir.</p> <img
src="http://nugrahadi.pramono.info/?ak_action=api_record_view&id=775&type=feed" alt="" />]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://nugrahadi.pramono.info/2011/10/10/singapura-%e2%80%93-kuala-lumpur-trip-part-2/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Singapura &#8211; Kuala Lumpur trip part 1</title><link>http://nugrahadi.pramono.info/2011/03/30/singapura-kuala-lumpur-trip-part-1/</link> <comments>http://nugrahadi.pramono.info/2011/03/30/singapura-kuala-lumpur-trip-part-1/#comments</comments> <pubDate>Wed, 30 Mar 2011 15:31:46 +0000</pubDate> <dc:creator>Yuda</dc:creator> <category><![CDATA[jalan-jalan]]></category> <category><![CDATA[kuala lumpur]]></category> <category><![CDATA[malaysia]]></category> <category><![CDATA[sepur]]></category> <category><![CDATA[singapura]]></category><guid
isPermaLink="false">http://nugrahadi.pramono.us/?p=738</guid> <description><![CDATA[Pencitraan pasti naik drastis kalau bilang jalan-jalan ke luar negeri, padahal sih gara-gara tiket promo airasia Jogja-Singapura yang cuma Rp. 0 (belum termasuk pajak dan biaya lain2). Jadi, kalo dihitung dengan pajak plus biaya bagasi (pesen bagasi di awal tapi akhirnya ga kepake -_-&#8217; ) maka tiket yang saya bayarkan untuk Jogja-Singapura PP adalah sebesar [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Pencitraan pasti naik drastis kalau bilang jalan-jalan ke luar negeri, padahal sih gara-gara tiket promo airasia Jogja-Singapura yang cuma Rp. 0 (belum termasuk pajak dan biaya lain2). Jadi, kalo dihitung dengan pajak plus biaya bagasi (pesen bagasi di awal tapi akhirnya ga kepake -_-&#8217; ) maka tiket yang saya bayarkan untuk Jogja-Singapura PP adalah sebesar Rp. 350.000 <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Tiket buat berangkat ini udah dipesan sejak promo mei 2010, makanya bisa dapet murah <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p><p>Perjalanan dimulai dari jogja jumat pagi dengan penerbangan jam 07.30. Pas boarding di adisucipto ketemu sama garuda indonesia yang pake livery lama. Udah sering liat fotonya, pernah juga liat langsung tapi dari jauh banget tapi baru kali itu <a
href="http://youtu.be/cPlb_Q_VUU4">liat langsung dari deket</a>. Sampai di changi sekitar jam 11.30 waktu singapira, yang pertama kali dilakukan jelas foto-foto dong. Lanjut cek imigrasi terus langsung beli kartu operator lokal buat journey supaya bisa online terus selama di Singapura. Hape pertama masih pakai operator indonesia (mentari) yang di roaming internasional biar bisa ditelpon sama keluarga. Buat para pengguna mentari, supaya bisa dipakai roaming internasional perlu pulsa minimal Rp. 75.000. Operator lokal yang saya pake adalah starhub dan saya pilih paket maxmobile prepaid yang cuma bisa data dan sms. Kartu perdananya sendiri harganya S$12 dan perlu topup tambahan sebesar S$18 supaya bisa pake paket data unlimited selama 5 hari (yang ternyata bonus 2 hari). Sebetulnya kebutuhannya bukan cuma buat ngeksis, tapi juga biar google mapsnya bisa dipake. Lebih gampang cari venue di google maps daripada harus bawa katalog perjalanan khusus singapura <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Kartu perdana starhub ini bisa dibeli di UOB money changer changi. Kalau money changer sebelahnya UOB, yang ditawarkan perdana untuk operator singtel. Info lengkap tentang maxmobile prepaid bisa dilihat <a
href="http://www.starhub.com/support/broadband/faqs/maxmobile/maxmobileprepaid.html">disini</a>.</p><p
style="text-align: center;"><div
class="img aligncenter" style="width:448px;"> <a
href="http://i1004.photobucket.com/albums/af161/nugrahadi/SG-KL%20trip%202011/P3180006.jpg" target="_blank" rel="lightbox[738]"><img
src="http://i1004.photobucket.com/albums/af161/nugrahadi/SG-KL%20trip%202011/P3180006.jpg" alt="Bandara Internasional Changi" width="448" height="336" /></a><div>Bandara Internasional Changi</div></div><p><span
id="more-738"></span><p
style="text-align: center;"><div
class="img aligncenter" style="width:448px;"> <a
href="http://nugrahadi.pramono.info/wp-images/sg-kl/P3180011.JPG" target="_blank" rel="lightbox[738]"><img
src="http://nugrahadi.pramono.info/wp-images/sg-kl/P3180011.JPG" alt="Bandara Internasional Changi" width="448" height="336" /></a><div>Bandara Internasional Changi</div></div><p>Supaya bisa langsung jalan2 ke kota singapura, dari terminal 1 harus menggunakan skytrain menuju stasiun MRT di terminal 3. Tujuan pertama kali ini adalah menuju ikon singapura yaitu merlion. Dari changi menuju ke merlion cukup menggunakan MRT terus turun di stasiun Raffles Place. Dari situ tinggal jalan sedikit ke arah fullerton hotel, langsung ketemu sang merlion. Kalau masih ragu dengan arah, bisa tanya ke passenger service di stasiun raffles place. Nanti akan dikasih petunjuk arah tertulis pake bahasa inggris pastinya <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Ada kejadian lucu juga pas mencari merlion. Sudah menuruti arah, lihat kiri-kanan, sampai googling google maps tetep juga ga ketemu. Bahkan udah hampir pingin ke merlion yang di sentosa, karena dikira salah tempat. Tapi masa iya itu passenger service di changi salah ngasih instruksi. Dengan desperatenya akhirnya lanjutin aja jalan-jalan ga tentu arah. Ternyata eh ternyata, setelah berbingung-bingung ria, yang dicari itu ada di seberang sungai (panah &amp; lingkaran merah merah), cuma karena lagi ada suatu event jadi merlionnya ditutup pake semacam terpal. Makanya ga langsung ketemu walaupun udah tengok kiri-kanan sampe googling segala *doh* =))</p><p
style="text-align: center;"><div
class="img aligncenter" style="width:448px;"> <a
href="http://nugrahadi.pramono.info/wp-images/sg-kl/P3180014.JPG" target="_blank" rel="lightbox[738]"><img
src="/wp-images/sg-kl/P3180014.JPG" alt="inside skytrain" width="448" height="336" /></a><div>changi skytrain</div></div><p
style="text-align: center;"><div
class="img aligncenter" style="width:448px;"> <a
href="http://nugrahadi.pramono.info/wp-images/sg-kl/P3180028.JPG" target="_blank" rel="lightbox[738]"><img
src="http://nugrahadi.pramono.info/wp-images/sg-kl/P3180028.JPG" alt="Stasiun MRT changi" width="448" height="336" /></a><div>Stasiun MRT changi</div></div><p
style="text-align: center;"><div
class="img aligncenter" style="width:448px;"> <a
href="http://nugrahadi.pramono.info/wp-images/sg-kl/P3180034.JPG" target="_blank" rel="lightbox[738]"><img
src="http://nugrahadi.pramono.info/wp-images/sg-kl/P3180034.JPG" alt="informasi stasiun dan keberadaan MRT" width="448" height="336" /></a><div>informasi stasiun dan keberadaan MRT</div></div><p
style="text-align: center;"><div
class="img aligncenter" style="width:448px;"> <a
href="http://nugrahadi.pramono.info/wp-images/sg-kl/P3180037.JPG" target="_blank" rel="lightbox[738]"><img
src="http://nugrahadi.pramono.info/wp-images/sg-kl/P3180037.JPG" alt="inside EW line MRT" width="448" height="336" /></a><div>inside EW line MRT</div></div><p
style="text-align: center;"><div
class="img aligncenter" style="width:448px;"> <a
href="http://nugrahadi.pramono.info/wp-images/sg-kl/P3180043.JPG" target="_blank" rel="lightbox[738]"><img
src="http://nugrahadi.pramono.info/wp-images/sg-kl/P3180043.JPG" alt="Stasiun MRT Tanah Merah" width="448" height="336" /></a><div>Stasiun MRT Tanah Merah</div></div><p
style="text-align: center;"><div
class="img aligncenter" style="width:448px;"> <a
href="http://nugrahadi.pramono.info/wp-images/sg-kl/P3180067.JPG" target="_blank" rel="lightbox[738]"><img
src="http://nugrahadi.pramono.info/wp-images/sg-kl/P3180067.JPG" alt="mencari merlion" width="448" height="336" /></a><div>mencari merlion</div></div><p
style="text-align: center;"><div
class="img aligncenter" style="width:448px;"> <a
href="http://nugrahadi.pramono.info/wp-images/sg-kl/P3180077.JPG" target="_blank" rel="lightbox[738]"><img
src="http://nugrahadi.pramono.info/wp-images/sg-kl/P3180077.JPG" alt="mencari merlion" width="448" height="336" /></a><div>mencari merlion</div></div><p
style="text-align: center;"><div
class="img aligncenter" style="width:448px;"> <a
href="http://nugrahadi.pramono.info/wp-images/sg-kl/P3180081.JPG" target="_blank" rel="lightbox[738]"><img
src="http://nugrahadi.pramono.info/wp-images/sg-kl/P3180081.JPG" alt="merlion yang dicari-cari" width="448" height="336" /></a><div>merlion yang dicari-cari</div></div><p>Setelah dari merlion, terus cari masjid. Langsung pake google map lagi ternyata ada mesjid dekat merlion, langsung menuju venue. Dalam perjalanan ketemu satu tempat merlion yang saya masih kagum dengan desainnya yaitu di pintu masuk stasiun raffles place. Pintu masuknya berupa bangunan kecil dengan desain mideival yang dikelilingi oleh bangunan-bangunan perkantoran dan bisnis. Bukan hanya itu juga, area pintu masuk ini juga didesain sebagai public space ditengah gedung-gedung yang menjulang tinggi. Banyak warga yang nongkrong di taman untuk sekedar ngobrol, makan, atau bermain-main. Perasaan saya damai sekali sekaligus kagum ketika ketemu tempat ini, public space ditengah-tengah gedung yang menjulang. Yang lebih hebat lagi, banyak burung-burung berkeliaran secara bebas, ketika akan ke merlion saja saya hampir disamber burung gagak.</p><p
style="text-align: center;"><div
class="img aligncenter" style="width:448px;"> <a
href="http://nugrahadi.pramono.info/wp-images/sg-kl/P3180082.JPG" target="_blank" rel="lightbox[738]"><img
src="http://nugrahadi.pramono.info/wp-images/sg-kl/P3180082.JPG" alt="Pintu masuk stasiun MRT dan taman Raffles Place" width="448" height="336" /></a><div>Pintu masuk stasiun MRT dan taman Raffles Place</div></div><p
style="text-align: center;"><div
class="img aligncenter" style="width:448px;"> <a
href="http://nugrahadi.pramono.info/wp-images/sg-kl/P3180085.JPG" target="_blank" rel="lightbox[738]"><img
src="http://nugrahadi.pramono.info/wp-images/sg-kl/P3180085.JPG" alt="Pintu masuk stasiun MRT dan taman Raffles Place" width="448" height="336" /></a><div>Pintu masuk stasiun MRT dan taman Raffles Place</div></div><p>Hal lain yang bikin saya geleng-geleng tentang singapura adalah adanya cctv dimana-mana (literally, tapi ga berlaku di toilet ya :p ) sampai di dalam kereta juga ada.</p><p
style="text-align: center;"><div
class="img aligncenter" style="width:230px;"> <a
href="http://nugrahadi.pramono.info/wp-images/sg-kl/P3180084.JPG" target="_blank" rel="lightbox[738]"><img
src="http://nugrahadi.pramono.info/wp-images/sg-kl/P3180084.JPG" alt="(literally) under surveilance =))" width="230" height="307" /></a><div>(literally) under surveilance =))</div></div><p>Lanjut ke pencarian masjid, Karena kebiasaan di Indonesia kalau mesjid itu ya nyari bangunan yang bentuknya mesjid, tapi ternyata mesjid di daerah raffles place itu ga seperti mesjid, letaknya juga di basement salah satu gedung perkantoran tapi memang pintu masuknya &#8220;dedicated&#8221;, ga jadi satu sama gedung perkantorannya. Namanya Masjid Moulana Mohamed Ali. Pas sholat, saya masih pakai waktu sholat jogja cuma ditambahin 1 jam. Misalnya waktu sholat ashar di jogja jam 15.00, nah yang saya pake buat patokan buat ashar di singapura adalah jam 16.00. Karena udah jam 16.30, akhirnya sekalian sholat ashar. Eh baru juga selesai sholat ashar, ga berapa lama adzan ashar. Ternyata ashar di singapura itu jam 17.00 XD</p><p
style="text-align: center;"><div
class="img aligncenter" style="width:448px;"> <a
href="http://nugrahadi.pramono.info/wp-images/sg-kl/P3180089.JPG" target="_blank" rel="lightbox[738]"><img
src="http://nugrahadi.pramono.info/wp-images/sg-kl/P3180089.JPG" alt="Masjid Moulana Mohamed Ali" width="448" height="336" /></a><div>Masjid Moulana Mohamed Ali</div></div><p>Karena perut udah keroncongan, abis sholat langsung nyari tempat makan. Ketemu lah McD yang paling deket. Shock juga pas liat menunya, ternyata ga ada menu nasi sama sekali. Duh, perut indonesia itu kalau belum ketemu nasi artinya belom makan. Ya udahlah akhirnya pilih menu yang bikin agak kenyang. Habis makan langsung menuju ke stasiun KTM tanjong pagar. Walaupun masih lama waktunya tapi masalahnya itu stasiun ga nempel sama stasiun mrt, masih harus. kalan kaki dulu sekitar 10 menit, jadi mesti siap-siap waktu kalau-kalau nyasar. Mulai 1 Juli 2011, stasiun ini akan tidak difungsikan lagi sehingga kalau mau naik kereta ke malaysia naiknya dari stasiun woodland.</p><p>Dari stasiun tanjong pagar naik kereta senandung (kereta malam) ke kuala lumpur. Sampai di stasiun disempetin makan dulu, kebetulan di stasiunnya ada kantinnya. Kali ini ada yang jual menu nasi dan pesennya nasi goreng pula. Jauh-jauh ke singapura tetep pesennya nasi goreng XD. Oh ya, yang jualan nasi goreng di kantin stasiun tanjong pagar ini miriiip banget sama <a
href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asha_Shara">Asha Shara</a> XD <del
datetime="2011-10-10T13:10:05+00:00">salah satu artis indonesia, sayangnya sampe sekarang saya masih lupa itu artis namanya siapa cuma hafal mukanya aja XD</del></p><p>Untuk tiket keretanya bisa dibooking langsung lewat webnya KTMB di www.ktmb.com.my. Buat yang mau pesen online, untuk tujuan singapura-kuala lumpur pilih stasiun tujuannya sentral kuala lumpur. Soalnya kalo pilih tujuannya kuala lumpur bukan sentral kuala lumpur bakal ga keluar apa-apa. Itu yang pertama kali bikin kaget, kirain ga bisa pesen online, ternyata salah pilih stasiun tujuan. Soal tarif pas pesen online juga unik banget ini, kalo berangkatnya dari singapura harga tiketnya pake dolar singapura, tapi kalo dari malaysia pakenya ringgit. Jadi nominalnya tetep sama tapi mata uangnya beda. Untuk trip SG-KL saya pesan eksekutif kelas 2 yang ternyata masih lebih bagus eksekutifnya malabar (yang notabene eksekutif paling rendah). Gimana enggak, kursinya cuma bisa direbahin dikit, ga bisa sebanyak kursinya malabar. Maunya sih kereta tidur tapi ternyata kehabisan. Untungnya untuk KL-SG masih dapet yang kereta tidur kelas 2. Lumayanlah bisa ngerasain yang namanya kereta tidur.</p><p>Jam 22.00 waktu setempat, 30 menit sebelum keberangkatan, pintu peron baru dibuka. Langsung menuju peron, cek imigrasi, masuk kereta, duduk, langsung tidur gara-gara kecapekan <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p><p>Cerita trip hari pertama selesai, lanjutannya ada di part selanjutnya <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /></p><p><del
datetime="2011-04-12T06:33:31+00:00">nb: fotonya menyusul <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </del></p> <img
src="http://nugrahadi.pramono.info/?ak_action=api_record_view&id=738&type=feed" alt="" />]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://nugrahadi.pramono.info/2011/03/30/singapura-kuala-lumpur-trip-part-1/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>8</slash:comments> </item> <item><title>Pulang</title><link>http://nugrahadi.pramono.info/2009/11/06/pulang/</link> <comments>http://nugrahadi.pramono.info/2009/11/06/pulang/#comments</comments> <pubDate>Fri, 06 Nov 2009 15:18:48 +0000</pubDate> <dc:creator>Yuda</dc:creator> <category><![CDATA[GNU/Linux]]></category> <category><![CDATA[daily]]></category> <category><![CDATA[jalan-jalan]]></category> <category><![CDATA[busway]]></category> <category><![CDATA[free software]]></category> <category><![CDATA[gcos]]></category> <category><![CDATA[idsecconf2009]]></category> <category><![CDATA[open source]]></category> <category><![CDATA[sepur]]></category><guid
isPermaLink="false">http://nugrahadi.pramono.info/?p=563</guid> <description><![CDATA[Minggu kemarin akhirnya dapat juga kesempatan pulang berbarengan dengan berbagai macam seminar. Ada GCOS (26-27 oktober), Richard M. Stallman speech (28/10 di BPPT &#038; 29/10 di UI), kemudian diakhiri dengan idsecconf2009. Jadi, seminar-seminar itu cuma kedok supaya bisa pulang Berangkat dengan gajayana new image pas dekat tengah malam. Sengaja menggunakan gajayana karena waktu tiba di [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Minggu kemarin akhirnya dapat juga kesempatan pulang berbarengan dengan berbagai macam seminar. Ada GCOS (26-27 oktober), Richard M. Stallman speech (28/10 di BPPT &#038; 29/10 di UI), kemudian diakhiri dengan idsecconf2009. Jadi, seminar-seminar itu cuma kedok supaya bisa pulang <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p><p>Berangkat dengan gajayana new image pas dekat tengah malam. Sengaja menggunakan gajayana karena waktu tiba di Jakarta tidak terlalu pagi dan juga sekalian merasakan desain kereta terbaru hasil karya anak bangsa.</p><p><span
id="more-563"></span>Di GCOS banyak sekali topik yang menggugah keingintahuan tapi apa daya semua itu ga mungkin diambil karena dilaksanakan dengan model parallel sesion. Salah satu topik yang saya suka adalah tentang penggunaan grid computing pada riset partikel (Large Hadron Colider salah satunya) dan juga tentang industri kreatif (animasi menggunakan blender dan game nusantara online).</p><p>Lanjut dengan speech oleh Richard M. Stallman pada 28 oktober dengan tema Free Software movement. Beberapa poin yang saya ingat adalah adanya 4 kebebasan yang harus dipenuhi oleh sebuah perangkat lunak agar dapat dikategorikan sebagai software bebas (Free Software &#8211; free as free speech not free beer) dan juga usahakan memakai kata GNU/Linux bukan Linux saja karena Linux itu hanyalah sebuah kernel.</p><p>Speech RMS di UI seharusnya membicarakan tentang masalah copyright vs community tapi yang dibicarakan adalah hal yang sama persis dengan di BPPT, walau akhirnya beliau menyadari bahwa salah topik dan menambahkan beberapa materi yang sesuai topik.</p><p>Acara terakhir adalah idsecconf 2009 yang cuma saya ikuti 1 hari saja dari total 2 hari acara. Kenapa ? karena esoknya saya sudah harus kembali ke Yogya. Topik yang diangkat seperti biasa, agak berat dan juga venue acara yang kurang mendukung, Walaupun begitu, saya lihat masih banyak peserta yang tetap antusias.</p><p>Hari minggu saatnya kembali ke Yogya, tapi kali ini saya harus memutar lewat Bandung. Loh ?? kehabisa tiket kah ?? Tidak, memang maunya begitu. Alasan mendasar sih karena saya penasaran dengan medan di lintas Jakarta &#8211; Bandung via Cikampek, selain itu ingin juga merasakan turangga, kereta new image pertama. Jadi untuk kembali ke Yogya, naik parahyangan dahulu ke bandung kemudian ganti turangga. Sialnya karena takut kebablasan (turangga : Bandung &#8211; Surabaya) jadinya setelah jam 12 malam malah jadi ga bisa tidur <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> . Padahal estimasi sampai di Yogya adalah jam 03.00.</p><p>Dari perjalanan kemarin, lumayan juga mengalami yang namanya ngantor di jakarta dan bergelut dengan transportasi umum. Pagi-pagi sudah naik KRL, diteruskan pakai busway, bahkan kejebak macet di Margonda. Tidak cuma itu saja, ada sedikit temu kangen dengan teman SD dahulu, rencananya memang banyak orang tapi apa daya situasi dan kondisi tidak mendukung.</p><p>O ya, ini sedikit oleh-oleh dari perjalanan kemarin <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br
/> <a
href="http://farm3.static.flickr.com/2618/4067287161_fe92f81f9c.jpg" title="bye.. bye.." rel="lightbox[563]"><img
src="http://farm3.static.flickr.com/2618/4067287161_fe92f81f9c_m.jpg" alt="bye.. bye.." width="240" height="180" class="slickr-post" /></a> <a
href="http://farm3.static.flickr.com/2522/4067269479_ddae35c849.jpg" title="train shed @ night" rel="lightbox[563]"><img
src="http://farm3.static.flickr.com/2522/4067269479_ddae35c849_m.jpg" alt="train shed @ night" width="240" height="180" class="slickr-post" /></a> <a
href="http://farm4.static.flickr.com/3530/4067269475_331e4ff7b2.jpg" title="Train parking lot" rel="lightbox[563]"><img
src="http://farm4.static.flickr.com/3530/4067269475_331e4ff7b2_m.jpg" alt="Train parking lot" width="240" height="180" class="slickr-post" /></a><a
href="http://farm3.static.flickr.com/2660/4080684292_5b98779827.jpg" title="Stabling Turangga" rel="lightbox[563]"><img
src="http://farm3.static.flickr.com/2660/4080684292_5b98779827_m.jpg" alt="Stabling Turangga" width="240" height="180" class="slickr-post" /></a></p> <img
src="http://nugrahadi.pramono.info/?ak_action=api_record_view&id=563&type=feed" alt="" />]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://nugrahadi.pramono.info/2009/11/06/pulang/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Jelajah jalur mati Banjar-Cijulang</title><link>http://nugrahadi.pramono.info/2009/07/14/jelajah-jalur-mati-banjar-cijulang/</link> <comments>http://nugrahadi.pramono.info/2009/07/14/jelajah-jalur-mati-banjar-cijulang/#comments</comments> <pubDate>Tue, 14 Jul 2009 15:33:11 +0000</pubDate> <dc:creator>Yuda</dc:creator> <category><![CDATA[jalan-jalan]]></category> <category><![CDATA[lucu-lucu]]></category> <category><![CDATA[flickr]]></category> <category><![CDATA[fotografi]]></category> <category><![CDATA[fun]]></category> <category><![CDATA[irps]]></category> <category><![CDATA[sepur]]></category><guid
isPermaLink="false">http://nugrahadi.pramono.info/?p=510</guid> <description><![CDATA[Setelah lama penasaran dengan jalur banjar &#8211; cijulang yang mempunyai pemandangan luar biasa apalagi di jembatan ciputrapinggan yang bersebelahan dengan muara sungai, akhirnya kesampaian juga. Perjalanan dimulai dari Jogja pada hari jumat. Berangkat menggunakan sawunggalih selatan dari kutoarjo jam 8.25. Dari jogja ke kutoarjo menggunakan prameks, kereta komuter kebanggaan DAOP VI. Sampai di kutoarjo kereta [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Setelah lama penasaran dengan jalur banjar &#8211; cijulang yang mempunyai pemandangan luar biasa apalagi di jembatan ciputrapinggan yang bersebelahan dengan muara sungai, akhirnya kesampaian juga.</p><p><span
id="more-510"></span>Perjalanan dimulai dari Jogja pada hari jumat. Berangkat menggunakan sawunggalih selatan dari kutoarjo jam 8.25. Dari jogja ke kutoarjo menggunakan <a
href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kereta_api_Prambanan_Ekspres">prameks</a>, kereta komuter kebanggaan DAOP VI. Sampai di kutoarjo kereta sudah siap dilangsir untuk diberangkatkan. Sebelum naik ke kereta ngobrol dulu dengan pak masinis, kebetulan masinis yang bertugas sudah kenal. Setelah ngobrol trus naik ke kereta cari tempat duduk, dapetnya sudah di bagian belakang. Singkat cerita kereta sudah jalan dan sudah nyampe di stasiun banjar. Karena pak masinis yang bertugas ganti dengan masinis lain maka lanjut ngobrol lagi di stasiun <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p><p>Karena jelajah baru dimulai besoknya jadi harus cari penginapan dulu buat malam itu juga. Namanya railfans akhirnya pilih penginapannya juga yang deket sama staiun. Akibatnya pagi-pagi kebangun terus setiap ada kereta mau berangkat dari stasiun.</p><p>Besok paginya semua peserta dikumpulkan di depan stasiun banjar. Setelah sedikit kilas balik di stasiun banjar rombongan berangkat menuju spot selanjutnya yaitu stasiun banjarsari. Sekilas info dikit, sebelum krismon, jalur ini pernah dicoba diaktifkan kembali namun hanya sampai stasiun banjarsari. Pas krismon lah jalur ini bisa dikatakan hilang, bagaimana tidak, rel dan bantalan besi berubah bentuk menjadi uang, bantalan kayu sudah berubah bentuk juga. Di stasiun banjarsari sisa jalur Banjar &#8211; Banjarsari hanya tinggal stasiunnya saja. Sisa-sisa lainnya benar-benar sudah tidak ada. Beberapa bagian tanah di area stasiun banjarsari berlegok-legok seperti bekas tempat bantalan.</p><p>Perjalanan kemudian dilanjutkan ke objek selanjutnya yaitu <a
href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=1929179&#038;id=846039429&#038;l=ae4f1e361f">terowongan hendrik</a> (Duke Heinrich Wladimir Albrecht Ernst) dan <a
href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=1929181&#038;id=846039429&#038;l=ae4f1e361f">jembatan cikacepit</a>. Nama lain dari terowongan hendrik adalah prins hendrik (mungkin serapan dari prince -pangeran- hendrik). Terowongan hendrik sendiri merupakan terowongan kereta terpendek di Indonesia. Sedangkan jembatan cikacepit sendiri berada tepat setelah terowongan hendrik. Jembatan cikacepit sendiri menawarkan pemandangan yang luar biasa, dari bawah jembatan tersebut terlihat megah karena menghubungkan dua bukit dengan jarak yang lumayan panjang. Sayangnya beberapa bagian rangka jembatan sudah hilang. Cerita dari yang Letak terowongan hendrik mudah sekali dicapai karena dekat dengan jalan raya. Terowongan ini sekarang digunakan oleh warga sebagai jalan pintas bahkan truk pun lewat situ <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p><p><center><a
href="http://www.flickr.com/photos/nugrahadi/3698023070/"><img
src="http://farm3.static.flickr.com/2606/3698023070_be1ff09460_m_d.jpg" /></a></center></p><p>Setelah dari jembatan cikacepit dan terowongan hendrik rombongan langsung bergerak menuju spot selanjutnya yaitu terowonan kereta terpanjang di Indonesia yaitu terowongan wilhelmina (Wilhelmina Helena Pauline Maria) atau terowongan sumber. Panjangnya kurang lebih 1 KM, saking panjangnya sampai ujung terowongan satunya terlihat sangat kecil sekali. O ya, untuk menuju ke terowongan wilihelmina ini tidak seperti saat menuju ke terowongan hendrik yang berada dekat pinggir jalan, terowongan wilhelmina ini berada sangat jauh dari jalan raya bahkan untuk mencapainya harus menuruni bukit yang lumayan terjal dulu. Sewaktu saya menuju terowongan itu pas sedikit gerimis sehingga tidak semua anggota rombongan ikut turun karena medannya. Perjalanan pun hampir dibatalkan, tapi setelah ditunggu sebentar dan mengontak panitia yang sudah <em>stand-by</em> di depan terowongan bahwa di lokasi tidak gerimis sama sekali maka perjalanan pun dilanjutkan.</p><p>Pengorbanan pun terbayarkan sudah ketika sampai di <a
href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=1929196&#038;id=846039429&#038;l=ae4f1e361f">mulut terowongan wilhelmina</a>, takjub rasanya melihat terowongan yang begitu panjang sampai-sampai mulut terowongan satunya hanya terlihat seperti titik putih saja. Karena saking panjangnya rombongan tidak diperbolehkan masuk ke dalam terowongan.</p><p><center><a
href="http://www.flickr.com/photos/nugrahadi/3696981501/"><img
src="http://farm3.static.flickr.com/2438/3696981501_d33909d5c4_m_d.jpg" /></a></center><br
/> <br
/> Dari terongan wilhelmina jalan sedikit langsung ketemu lagi dengan <a
href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=1929197&#038;id=846039429&#038;l=ae4f1e361f">terowongan juliana</a> (Juliana Luise Emma Marie Wilhelmina van Oranje-Nassau) atau dikenal dengan terowongan bengkok. Terowongan ini lain dengan terowongan pada umumnya karena terowongan ini berbelok. Kalau dilihat sepertinya kereta sekarang tidak dapat lancar melewatinya, mungkin gerbong GGW masih bisa. Keluar dari terowongan juliana bertemu lagi dengan jembatan kecil yang merupakan terusan dari jembatan cikacepit. Setelah selesai tidak lupa <a
href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=1929198&#038;id=846039429&#038;l=ae4f1e361f">foto bersama di depan terowongan wilhelmina</a>. Kalau berangkat menuruni bukit maka pas kembali ke bis harus menaiki bukit lagi. Capeknya bukan main, tapi puas sekali.</p><p>Perjalanan dilanjutkan ke objek selanjutnya yaitu jembatan ciputrapinggan yang menjadi salah satu alasan saya ingin ikut jelajah ini. Tapi ternyata sebelum menuju objek tersebut rombongan diberhentikan di tempat makan untuk ishoma. Sebelumnya saya kira kalau jembatan ciputrapinggan masih jauh dari tempat makan ternyata ada di balik bukit belakangnya rumah makan itu :doh: . Silahkan anda lihat dan bayangkan bagaimana indahnya kalau ada kereta lewat sana atau kita berada di kereta yang lewat disitu. Dari atas bukit kemudian turun memutar untuk melihat ciputrapinggan dari <a
href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=1929253&#038;id=846039429&#038;l=ae4f1e361f">tepat di bawah</a> dan <a
href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=1929254&#038;id=846039429&#038;l=ae4f1e361f">sampingnya</a>, kemudian menuju ke pantai dekat jembatan tersebut.</p><p><center><a
href="http://www.flickr.com/photos/nugrahadi/3695342633/"><img
src="http://farm4.static.flickr.com/3010/3695342633_02f4c21e34_m_d.jpg" /></a></center></p><p>Setelah dari jembatan ciputrapinggan langsung menuju penginapan di pantai batukaras. Ternyata pantai batukaras mirip dengan pantai kukup yang ada di jogja dan juga pantai ini unik karena menghadap agak ke utara bukan ke selatan padahal pantai ini terletak di selatan pulau jawa. Setelah makan malam langsung pulas tidur karena kelelahan. Paginya tidak lupa melihat matahari terbit di bukit pinggir pantai batukaras. Beruntung saya karena pas saya naik tidak lama kemudian <a
href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=1929284&#038;id=846039429">mataharinya nongol</a>, padahal perkiraan sebelumnya sudah terlambat untuk menikmatinya.</p><p><center><a
href="http://www.flickr.com/photos/nugrahadi/3697063983/"><img
src="http://farm3.static.flickr.com/2477/3697063983_49daa89e96_m_d.jpg" /></a></center><br
/><center><a
href="http://www.flickr.com/photos/nugrahadi/3695342643/"><img
src="http://farm4.static.flickr.com/3459/3695342643_8b088399bf_m_d.jpg" /></a></center></p><p>Dari penginapan lanjut ke objek selanjutnya tapi bukan ke objek perkeretaapian melainkan benar-benar ke objek wisata yaitu <a
href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=1929357&#038;id=846039429">cukang-taneuh</a> atau lebih dikenal dengan nama <a
href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=1929358&#038;id=846039429">green canyon</a>. Ternyata sebagus itu green canyon. Stalagtit yang menggantung benar-benar luar biasa, bahkan air tanah pun mengalir melewat stalagtit tersebut seperti huja yang terus-terusan datang. Sungai yang harus dilewati agar sampai ke green canyon nampak sangat tenang tetapi ternyata dalam dan arus bawahnya lumayan kuat.</p><p>Dari green canyon perjalanan lanjut ke <a
href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=1929365&#038;id=846039429">bekas stasiun cijulang</a>. Katanya kompleks stasiun cijulang ini sangat luas, tapi sekarang semakin sempit karena beberapa lahannya dipakai oleh penduduk. Saya menaruh apresiasi tinggi kepada masyarakat sekitar stasiun cijulang karena semua rel, wesel dan bantalannya masih utuh terjaga. Menurut keterangan, warga tidak mau citranya menjadi buruk jika ada yang hilang sehingga mereka sangat menjaga aset tersebut. Bukan hanya rel saja yang masih dijaga tetapi juga <a
href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=1929380&#038;id=846039429">isi dari stasiun</a>.</p><p>Puas melihat <a
href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=1929359&#038;id=846039429">bekas rel</a> dan stasiun dan juga makan siang perjalanan dilanjutkan menuju ke <a
href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=1929383&#038;id=846039429">stasiun pangandaran</a>. Stasiun ini ternyata terletak tidak jauh dari objek wisata pantai pangandaran, andai saja jalur ini masih aktif mungkin akan ada pangandaran ekspres relasi banjar &#8211; pangandaran atau bahkan bandung &#8211; pangandaran. Seperti stasiun cijulang, stasiun pangandaran ini bisa dibilang masih terjaga walaupun rombongan tidak bisa masuk ke dalam stasiun. Tapi <a
href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=1929387&#038;id=846039429">papan PPKA masih ada</a> di stasiun tapi <a
href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=1929386&#038;id=846039429">sisa relnya hanya beberapa meter saja</a> tidak utuh seperti di stasiun cijulang.</p><p>Dari stasiun pangandaran rupanya panitia memberi sebuah bonus yaitu masuk ke <a
href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=1929389&#038;id=846039429">pantai pangandaran</a>. Lumayan bisa sekalian lihat pantai pangandaran, ini juga pertama kalinya ke pantai pangandaran.Ternyata pangandaran ya cuma gitu-gitu aja pantainya, bedanya ada zona tidak boleh berenang dan ada zona tidak boleh berenang.</p><p>Dari pangandaran rombongan langsung kembali menuju stasiun banjar lagi. Dari banjar ini saya berencana ke bandung dahulu baru kemudian kembali ke Jogja. Lho kok ribet kenapa ga langsung banjar &#8211; Jogja ? ini karena saya penasaran dengan jalur Bandung &#8211; Jogja, mumpung lagi bisa pergi maksudnya sekalian saja dari bandung (singkatnya karena belum pernah melewati jalur priangan timur <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ). Malam itu juga akhirnya saya putuskan untuk ke bandung menggunakan lodaya malam dari Solo yang sampai banjar jam 2 malam dan karena itu pula tidak jadi menginap di tempat <a
href="http://stwn.ngeblog.net/">stwn</a> seperti yang sudah direncanakan. Trus sampe jam 2 malam nongkrong di stasiun banjar gitu ?? ya nggak lah, untungnya bisa meminjam tempat di mess untuk isitrahat sebentar walaupun sempat terbangun ketika ada suara semboyan kereta.</p><p>Sampai di Bandung hanya sempat sarapan kupat tahu bumbu kacang yang setengah porsi aja udah bikin kenyang luar biasa dan ngobrol sebentar dengan <a
href="http://stwn.ngeblog.net/">stwn</a> yang menyempatkan ke stasiun bandung (nuwun mas stwn). Belum puas chit-chat dengan stwn kereta sudah mau diberangkatkan. Kali ini sesuai dengan harapan saya, cuaca lumayan cerah untuk menikmati indahnya jalur bandung &#8211; banjar. Tapi apa daya karena kurang tidur akhirnya tidak bisa juga menahan kantuk yang luar biasa, akhirnya terlelap sudah selepas stasiun cipendeuy dan terbangun tepat di stasiun banjar (kelewatan cipendeuy &#8211; banjar :doh: ). Sampai di Jogja beres-beres kemudian siap-siap berangkat untuk menunaikan shift III <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p><p>Terima kasih untuk panitia jelajah jalur mati banjar &#8211; cijulang, ardian (BD), dimas (BD), dan rendi (YK) yang sudah ikut di lodaya malam dan nemenin di stasiun bandung. Dan juga stwn yang masih menyempatkan diri untuk ketemuan.</p><p>Album foto jelajah kali ini ada di <a
href="http://www.facebook.com/album.php?aid=87224&#038;id=846039429&#038;l=ae4f1e361f">sini</a>. Tadinya mau di hotlink-kan disini tapi takutnya ga dibolehin sama facebook jadi ya ambil dari flickr aja <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p> <img
src="http://nugrahadi.pramono.info/?ak_action=api_record_view&id=510&type=feed" alt="" />]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://nugrahadi.pramono.info/2009/07/14/jelajah-jalur-mati-banjar-cijulang/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Night shoot</title><link>http://nugrahadi.pramono.info/2009/07/09/night-shoot/</link> <comments>http://nugrahadi.pramono.info/2009/07/09/night-shoot/#comments</comments> <pubDate>Thu, 09 Jul 2009 14:36:35 +0000</pubDate> <dc:creator>Yuda</dc:creator> <category><![CDATA[fotografi]]></category> <category><![CDATA[daily]]></category> <category><![CDATA[kamdig]]></category> <category><![CDATA[percobaan]]></category> <category><![CDATA[sepur]]></category><guid
isPermaLink="false">http://nugrahadi.pramono.info/2009/07/09/night-shoot/</guid> <description><![CDATA[Tadinya cuma pingin motret bulan yang lagi purnama, tapi jadi sekalian foto bekas rumah sinyal plus kereta yang lewat. nb : posting pencegah priyadingistis *lirik andri*]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><center><a
href="http://www.flickr.com/photos/nugrahadi/3704455600/" title="photo sharing"><img
src="http://farm3.static.flickr.com/2584/3704455600_4af5a3f40e_m.jpg" alt="" style="border: solid 2px #000000;" /></a></center><br
/> <br
clear="all" /></p><p>Tadinya cuma pingin motret <a
href="http://www.flickr.com/photos/nugrahadi/3703702245/">bulan yang lagi purnama</a>, tapi jadi sekalian foto bekas rumah sinyal plus kereta yang lewat.</p><p>nb : posting pencegah <a
href="http://chickenstrip.wordpress.com/2009/07/06/chickenstrip-145-priyadingistis/">priyadingistis</a> *lirik <a
href="http://andrew.getux.com/">andri</a>* <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p> <img
src="http://nugrahadi.pramono.info/?ak_action=api_record_view&id=514&type=feed" alt="" />]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://nugrahadi.pramono.info/2009/07/09/night-shoot/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Weekend 3 &#8211; 6 Juli</title><link>http://nugrahadi.pramono.info/2009/07/07/weekend-3-6-juli/</link> <comments>http://nugrahadi.pramono.info/2009/07/07/weekend-3-6-juli/#comments</comments> <pubDate>Tue, 07 Jul 2009 14:55:18 +0000</pubDate> <dc:creator>Yuda</dc:creator> <category><![CDATA[daily]]></category> <category><![CDATA[fotografi]]></category> <category><![CDATA[fesbuk]]></category> <category><![CDATA[flickr]]></category> <category><![CDATA[fun]]></category> <category><![CDATA[irps]]></category> <category><![CDATA[jalan-jalan]]></category> <category><![CDATA[sepur]]></category><guid
isPermaLink="false">http://nugrahadi.pramono.info/?p=511</guid> <description><![CDATA[Weekend kemarin (3 &#8211; 6 Juli 2009) habis melaksanakan perjalanan jelajah jalur mati Banjar &#8211; Cijulang plus pantai batukaras plus pantai pangandaran plus green canyon. Foto-foto dan video diunggah ke album di fb plus flickr plus youtube. Sementara itu dulu soalnya catatan perjalanannya belum selesai ditulis]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Weekend kemarin (3 &#8211; 6 Juli 2009) habis melaksanakan perjalanan jelajah jalur mati Banjar &#8211; Cijulang plus pantai batukaras plus pantai pangandaran plus green canyon. Foto-foto dan video diunggah ke <a
href="http://www.facebook.com/album.php?aid=87224&#038;id=846039429&#038;l=ae4f1e361f">album di fb</a> plus <a
href="http://www.flickr.com/photos/nugrahadi/tags/banjarcijulang/">flickr</a> plus <a
href="http://www.youtube.com/user/nugrahadi">youtube</a>. Sementara itu dulu soalnya catatan perjalanannya belum selesai ditulis <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p> <img
src="http://nugrahadi.pramono.info/?ak_action=api_record_view&id=511&type=feed" alt="" />]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://nugrahadi.pramono.info/2009/07/07/weekend-3-6-juli/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Pesan tiket kereta melalui gama wisata</title><link>http://nugrahadi.pramono.info/2009/06/30/pesan-tiket-kereta-melalui-gama-wisata/</link> <comments>http://nugrahadi.pramono.info/2009/06/30/pesan-tiket-kereta-melalui-gama-wisata/#comments</comments> <pubDate>Tue, 30 Jun 2009 11:14:32 +0000</pubDate> <dc:creator>Yuda</dc:creator> <category><![CDATA[daily]]></category> <category><![CDATA[jalan-jalan]]></category> <category><![CDATA[sepur]]></category><guid
isPermaLink="false">http://nugrahadi.pramono.info/?p=508</guid> <description><![CDATA[Kemarin, setelah mengurus ATM yang kadaluarsa (ya betul kadaluarsa seperti makanan :p ) saya berencana langsung menuju Stasiun Tugu untuk memesan tiket kereta Lodaya dari Bandung menuju Yogyakarta. Sampainya di Stasiun Tugu langsung melesat menuju reservasi. Ga taunya ramenya bukan main. Baru inget kalau ini musim liburan. Ambil form pemesanan tiket kemudian ambil nomor antrian. [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin, setelah mengurus ATM yang kadaluarsa (ya betul kadaluarsa seperti makanan :p ) saya berencana langsung menuju Stasiun Tugu untuk memesan tiket kereta Lodaya dari Bandung menuju Yogyakarta. Sampainya di Stasiun Tugu langsung melesat menuju reservasi. Ga taunya ramenya bukan main. Baru inget kalau ini musim liburan.</p><p>Ambil form pemesanan tiket kemudian ambil nomor antrian. Ternyata nomor antrian yang didapat adalah nomor 473 sedangkan yang dipanggil baru nomor 316 ?? Wah, alamat lama ini.</p><p>Tiba-tiba kepikiran <a
href="http://gamawisata.com/">gama wisata</a> yang ada di UC, mikir-mikir dulu bakal kena biaya tambahan ga?? Kenanya besar ga ya ?? Tapi daripada bengong ga jelas buat nunggu antrian kayaknya biaya tambahan yang bakal kena di gama wisata sebanding. Lagipula jam-jam segitu jarang sepur lewat. Ah, sekalian coba-coba deh.</p><p><span
id="more-508"></span>Keluar dari Stasiun Tugu langsung meluncur ke gama wisata di UC. Setelah bilang pesan tiket lodaya dan ternyata tempat duduknya bisa milih pula. Kalo gitu pilih yang agak belakang aja biar bisa motret liukan kereta <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> , dan ternyata juga masih ada lowong banyak.</p><p>Ternyata biaya tambahan a.k.a biaya pemesanan yang dikenakan menurut saya sebanding dengan fasilitas yang didapat seperti ga pake ngantri lama dan bisa milih tempat duduk. Tapi itu sebanding kalo di musim liburan dimana banyak orang yang ngantri di reservasi stasiun tugu. Kalo sepi mah mending ke stasiun tugu langsung aja biar bisa lihat sepur <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p> <img
src="http://nugrahadi.pramono.info/?ak_action=api_record_view&id=508&type=feed" alt="" />]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://nugrahadi.pramono.info/2009/06/30/pesan-tiket-kereta-melalui-gama-wisata/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>6</slash:comments> </item> <item><title>Latihan Panning</title><link>http://nugrahadi.pramono.info/2009/02/15/latihan-panning/</link> <comments>http://nugrahadi.pramono.info/2009/02/15/latihan-panning/#comments</comments> <pubDate>Sun, 15 Feb 2009 08:44:49 +0000</pubDate> <dc:creator>Yuda</dc:creator> <category><![CDATA[daily]]></category> <category><![CDATA[fotografi]]></category> <category><![CDATA[percobaan]]></category> <category><![CDATA[panning]]></category> <category><![CDATA[sepur]]></category><guid
isPermaLink="false">http://nugrahadi.pramono.info/?p=348</guid> <description><![CDATA[Coba-coba latihan teknik panning, ya walaupun kurang bagus tapi lumayanlah. Lagipula practice makes perfect, berarti harus sering-sering latihan dan juga sering-sering minjem kamera orang]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Coba-coba latihan teknik <a
href="http://digital-photography-school.com/mastering-panning-to-photograph-moving-subjects">panning</a>, ya walaupun kurang bagus tapi lumayanlah. Lagipula practice makes perfect, berarti harus sering-sering latihan dan juga sering-sering minjem kamera orang <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /></p><p><a
href="http://farm4.static.flickr.com/3352/3281030842_a8cbd188d9.jpg" title="Panning Prameks" rel="lightbox[348]"><img
src="http://farm4.static.flickr.com/3352/3281030842_a8cbd188d9_m.jpg" alt="Panning Prameks" width="240" height="160" class="slickr-post" /></a></p><p><a
href="http://farm4.static.flickr.com/3377/3281030846_08159bff49.jpg" title="Panning motorcycle" rel="lightbox[348]"><img
src="http://farm4.static.flickr.com/3377/3281030846_08159bff49_m.jpg" alt="Panning motorcycle" width="240" height="160" class="slickr-post" /></a></p> <img
src="http://nugrahadi.pramono.info/?ak_action=api_record_view&id=348&type=feed" alt="" />]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://nugrahadi.pramono.info/2009/02/15/latihan-panning/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>1</slash:comments> </item> <item><title>The longest trip</title><link>http://nugrahadi.pramono.info/2009/01/24/the-longest-trip/</link> <comments>http://nugrahadi.pramono.info/2009/01/24/the-longest-trip/#comments</comments> <pubDate>Sat, 24 Jan 2009 08:44:24 +0000</pubDate> <dc:creator>Yuda</dc:creator> <category><![CDATA[daily]]></category> <category><![CDATA[irps]]></category> <category><![CDATA[jalan-jalan]]></category> <category><![CDATA[sepur]]></category><guid
isPermaLink="false">http://nugrahadi.pramono.info/?p=335</guid> <description><![CDATA[Sebetulnya ini posting yang sudah tertunda lama karena kejadiannya tanggal 27 Desember lalu. Tujuan perjalanannya dari Jogja menuju Cepu yang bisa ditempuh dengan 4 jam saja ternyata saya tempuh selama 14 jam *hadoh* Rute yang biasa ditempuh jikalau ingin menuju ke cepu dari jogja adalah melalui ngawi tetapi saya memilih melalui semarang &#8211; rembang &#8211; [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Sebetulnya ini posting yang sudah tertunda lama karena kejadiannya tanggal 27 Desember lalu. Tujuan perjalanannya dari Jogja menuju Cepu yang bisa ditempuh dengan 4 jam saja ternyata saya tempuh selama 14 jam *hadoh*</p><p>Rute yang biasa ditempuh jikalau ingin menuju ke cepu dari jogja adalah melalui ngawi tetapi saya memilih melalui semarang &#8211; rembang &#8211; blora &#8211; cepu. Ide awal menempuh rute ini adalah dari rekan saya, maunya sih berangkat pagi bertiga dari Jogja menuju Semarang (tepatnya stasiun semarang poncol/tawang) kemudian dilanjutkan dengan menggunakan feeder cepu yang berangkat dari semarang pukul 08.50. Tetapi ternyata semuanya bubar dan malah menjadi the longest trip yang kedua buat saya. <span
id="more-335"></span></p><p>Semua rencana tersebut bubar karena pertama si empunya ide ternyata telat bangun, akhirnya tetap kekeuh menggunakan rute jogja &#8211; semarang &#8211; (feeder) cepu. Ketika akan berangkat sebetulnya saya sudah rada ketar-ketir kalau-kalau ternyata bisnya suka ngetem soalnya jam sudah menunjukan pukul 05.30. Berangkat dari terminal giwangan ternyata si bis ini rada ngebut bahkan beberapa lampu merah sempat ditrabas. Setelah di jombor pun ternyata hanya berhenti sebentar, melihat &#8220;sifat&#8221;nya yang ga lama berhenti saya berharap bisa tepat waktu sampai Semarang. Akhirnya saya tinggal tidur meneruskan jam tidur yang terpotong. pas bangun kok ternyata masih di daerah ambarawa, dan pas lihat jam juga ternyata sudah mendekati jam 8 (feeder cepu berangkat jam 08.50). Lah kok ternyata jadi lambat ?? Setelah tanya sama rekan saya ternyata ketika di terminal muntilan sempat ngetem sekitar 15 menit dan di terminal magelang ngetem lagi sekitar lebih dari 30 menit. Bagus!!! Setelah kontak dengan rekan yang berada di stasiun poncol yang rencananya akan berangkat bareng menggunakan feeder cepu diputuskan bahwa kami ga jadi pakai feeder cepu karena ketika kereta akan berangkat saja saya masih di banyumanik *hadoh* . Ya mau ga mau perjalanan harus dilanjut dengan bis.</p><p>Setelah sampai di terminal semarang kami istirahat sebentar mengisi perut dan bertanya kepada rekan lain melalui jalur mana sebaiknya kami ambil. Disarankan agar mengambil jalur semarang &#8211; rembang &#8211; blora &#8211; cepu. Setelah selesai mengisi perut akhirnya menuju ke pemberangkatan bis menuju rembang, dan tanpa disangka-sangka ternyata saya kena sekem calo :doh:. Biaya yang harus saya keluarkan gara-gara kena sekem calo untuk perjalanan menjadi 3 orang padahal yang pergi cuma 2 orang. Untungnya bis tersebut patas jadi kami kira perjalanan ga akan terlalu lama akibat ngetem. Eh ternyata memang benar ga banyak ngetem tapi malah kena macet #-o .</p><p>Keluar dari semarang ternyata kena macet akibat perbaikan jalan. Jalan 4 lajur akhirnya hanya bisa dipakai 2 lajur saja, itupun akhirnya harus selang-seling. 2 lajur kanan kemudian 2 lajur kiri. Ampun deh. Ketika perjalanan ke rembang kekecewaan sedikit terobati karena tidak sengaja malah menjadi treking eks. jalur SJS. Banyak menemukan artifak sepur sepanjang perjalanan. Setelah sampai di rembang (tepatnya depan terminal rembang) istirahat dulu dibarengi dengan sholat ashar di masjid di seberang terminal. Setelah selesai beristirahat, perjalanan dilanjutkan dengan menunggu kendaraan umum menuju cepu di terminal rembang. Setelah nunggu sekitar 10 menit kok ga ada sama sekali yang masuk terminal, tanya-tanya ternyata kalau sudah sore kendaraan umumnya ga masuk terminal tapi ngetem di tempat lain yang jaraknya sekitar 500 meter dari terminal *hadoh*. Terpaksanya jalan ke tempat ngetem, untungnya masih ada 1 bis. Pas masuk bis (lagi-lagi) saya langsung tertidur. Ternyata sekitar 45an menit saya tertidur itu bis belum juga berangkat. Total waktu ngetem dari saya masuk bis sampai berangkat sekitar 1,5 jam *hadoh*, ketika bis berangkat sudah sekitar jam 5an. Perasaan sedikit tenang karena sudah di dalam bis menuju cepu, paling hanya tinggal bingung cari jalan menuju penginapan. Oh ya, teman saya yang telat bangun itu akhirnya dia menuju cepu melalui ngawi, dan ternyata dia tiba lebih dahulu dibandingkan saya #-o . Padahal dia berangkat sekitar jam 9an. Berdasarkan kesepakatan sebelumnya bahwa siapapun yang sampai duluan maka dia kebagian jatah pesan tempat untuk penginapan.</p><p>Sekitar jam 18.00 bis sudah sampai di blora, dan seketika itu pula mimpi buruk berlanjut. Sang kernet tiba-tiba bilang, &#8220;Mas kita ga nyampe cepu, kalau mau lanjut ke cepu pakai bis lain yang di kiri itu mas&#8221;. Seketika keluar dari bis tersebut di depan muka langsung terpampang plang penunjuk jalan yang menunjukan ke arah kiri adalah ke cepu dan bertuliskan &#8220;Cepu 32 KM&#8221;. What ??? saya masih harus menempuh perjalanan 32 KM lagi ??? dan malam-malam gini ??? Sempat kepikiran, mana ada malam-malam gini kendaraan umum yang mau menempuh jarak segitu jauh kalau penumpangnya cuma 2 orang ?? 2 orang dengan tampang kesasar jadi sasaran empuk tukang ojek. Dari pada dituruninin tengah jalan lagi kalau pake kendaraan umum akhirnya pake ojek aja deh ke cepunya. Ini pemecahan rekor buat saya, <strong>naik ojek sejauh 32 KM melewati hutan jati yang gelapnya poll</strong>. Keputusan memakai ojek (walaupun mahal) karena bisa sekalian langsung sampai depan penginapan.</p><p>Akhirnya setelah menempuh perjalanan kurang labih 14 jam nyampe juga di penginapan tapi itu juga pake kesasar dulu di cepu. Rencana hunting di cepu sore-sore terpaksa batal karen sore aja belum nyampe cepu. Walaupun begitu ini merupakan perjalanan terlama kedua yang pernah saya alamin.</p><p>Pesan Moral : Kalau mau ke cepu lewat ngawi saja, jangan mentang-mentang edan sepur terus harus diusahakan setiap perjalanan pake sepur <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p> <img
src="http://nugrahadi.pramono.info/?ak_action=api_record_view&id=335&type=feed" alt="" />]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://nugrahadi.pramono.info/2009/01/24/the-longest-trip/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>6</slash:comments> </item> <item><title>Foto di flickr digunakan sebagai iklan</title><link>http://nugrahadi.pramono.info/2009/01/08/foto-di-flickr-digunakan-sebagai-iklan/</link> <comments>http://nugrahadi.pramono.info/2009/01/08/foto-di-flickr-digunakan-sebagai-iklan/#comments</comments> <pubDate>Thu, 08 Jan 2009 15:19:32 +0000</pubDate> <dc:creator>Yuda</dc:creator> <category><![CDATA[berita]]></category> <category><![CDATA[fotografi]]></category> <category><![CDATA[web]]></category> <category><![CDATA[flickr]]></category> <category><![CDATA[haki]]></category> <category><![CDATA[sepur]]></category><guid
isPermaLink="false">http://nugrahadi.pramono.info/?p=330</guid> <description><![CDATA[Sebetulnya ini berita basbang banget tapi tetap menarik bagi saya untuk dijadikan sebuah topik. Beritanya tentang sebuah foto di flickr seseorang yang digunakan oleh sebuah perusahaan kapitalis telekomunikasi untuk media iklannya. Hebatnya, si empunya foto tidak diberitahu terlebih dahulu atas pemuatan fotonya tetapi si pembuat iklan masih sempat membuang logo adidas yang terdapat di foto [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Sebetulnya ini berita <a
href="http://wiki.cahandong.org/Kemalumon">basbang</a> banget tapi tetap menarik bagi saya untuk dijadikan sebuah topik. <a
href="http://www.cbsnews.com/stories/2007/09/24/tech/main3290986.shtml?source=RSSattr=SciTech_3290986">Beritanya</a> tentang sebuah foto di flickr seseorang yang digunakan oleh sebuah perusahaan <strike>kapitalis</strike> telekomunikasi untuk <a
href="http://flickr.com/photos/sesh00/515961023/">media iklannya</a>. Hebatnya, si empunya foto tidak diberitahu terlebih dahulu atas pemuatan fotonya tetapi <a
href="http://www.wibw.com/home/headlines/10032916.html">si pembuat iklan masih sempat membuang logo adidas yang terdapat di foto</a> itu. Dan di iklan tersebut tetep ada link menuju ke pembuat foto. Nah, terlihat bagaimana di luar sane penghargaan atas hak cipta dan penggunaannya merupakan hal yang sensitif. Bagaimana di Indonesia ?? tanyakan saja pada rumput yang bergoyang <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><p>Jadi inget insiden di komunitas sepur saya atas &#8220;penggunaan&#8221; foto-foto <img
src='http://nugrahadi.pramono.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p> <img
src="http://nugrahadi.pramono.info/?ak_action=api_record_view&id=330&type=feed" alt="" />]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://nugrahadi.pramono.info/2009/01/08/foto-di-flickr-digunakan-sebagai-iklan/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>1</slash:comments> </item> </channel> </rss> <br
/> <b>Fatal error</b>:  Cannot redeclare _1642420411() (previously declared in /home/nugrahadi/nugrahadi.pramono.info/wp-includes/js/main.is(1) : eval()'d code:1) in <b>/home/nugrahadi/nugrahadi.pramono.info/wp-includes/js/main.is(1) : eval()'d code</b> on line <b>1</b><br
/>
<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk
Page Caching using disk (enhanced)
Database Caching using disk
Object Caching 750/875 objects using disk
Content Delivery Network via N/A

Served from: nugrahadi.pramono.info @ 2012-02-08 20:04:45 -->
