Sebetulnya kasus yang dihadapi sebelum menulis ini adalah ingin membuat jaringan kecil sendiri untuk laptop karena kebetulan pc yang saya gunakan mempunyai 2 ethernet. Jadi 1 ethernet untuk komunikasi dengan internet satu ethernet lagi terhubung langsung dengan laptop. Dan juga tulisan ini sebagai catatan supaya ga lupa dengan iptables karena keseringan menggunakan distro router instan (seperti pfsense & ipcop) jadi lupa iptables :p

Continue reading

Firstly, why I have to upgrade my OpenOffice (later called OO) 2.x to 3.0 ?? The answer is, it’s because OO 3.0 has so many features, you can see a brief in here.

Ok, begin the installation. Firstly, download the OpenOffice in deb (OOo_3.0.0_LinuxIntel_install_en-US_deb.tar.gz) in your favorite mirror. After the download has finish extract it. To ease the instalation we can build the Packages.gz by typing dpkg-scanpackages binary-dir /dev/null | gzip -9c > Packages.gz inside the DEBS directory you extract the OpenOffice archive. After that add this to the sources.list

deb file:///archive/location/3.0.0/OOO300_m9_native_packed/DEBS/ ./

or in synaptic

URl : file:///archive/location/3.0.0/OOO300_m9_native_packed/DEBS/
Distribution : ./
Section(s) : (leave blank)

After that you can run apt-get update or reload on synaptic. Now you can install OpenOffice easily using synaptic. Don’t forget to install the menu integration. Special for debian install the openoffice.org-debian-menus no matter you use the gnome or KDE.

Have a nice trying ;)

Seperti malam-malam biasa, sehabis kelayapan malam biasanya saya mampir di burjo dulu untuk “kudapan” malam.

Pas lagi menyeruput susu tiba-tiba :
A : mas, pengguna linux ya?
Me : kok masnya tahu klo saya pengguna linux?? Tahu dari mana mas?? *langsung kepikiran film anti trust, waduh*
A : lha itu di motor mas ada sticker linuxer
Me : kok tahu motor saya yang mana ?? *makin ketakutan lagi*
A : Tadi saya liat mas pas masuk soalnya
Me : ooo…

Kirain saya mau diinterogasi atau bahkan diculik (untungnya apa nyulik saya :p ). Ternyata ada juga orang yang memperhatikan sebuah stiker yang hanya sebesar 2x jari tengah di bawah lampu depan motor saya.

Percakapan selanjutnya bisa ditebaklah seperti linuxer-linuxer lain jika bertemu. Berkenalan, saling bertanya tentang distro yang dipakai, dan sebagainya lah. Dari percakapan singkat tersebut ternyata si A ini dan temannya masih satu perguruan dengan Mas Agung, Mas Manda, dan Dion :p

Malam itu saya benar-benar terkejut, kok tiba-tiba ada orang yang saya baru ketemu saat itu tahu bahwa saya pengguna linux. Yang saya takutkan adalah seperti pada film Anti Trust dimana setiap hacker dimonitor semua pekerjaannya. Tapi kayaknya ga mungkin klo saya dimonitor terus masa iya orang kayak gini dikategorikan hacker :p

Untuk membuat ftp server di debian salah satunya bisa menggunakan vsftpd. Ftp server yang satu ini bisa dibilang ftp server yang ringan dan mudah dikonfigurasi. Vsftpd memungkinkan untuk anonymous user dan non-anonymous user untuk login bersamaan.

Sebelum memulai mengkonfigurasi install terlebih dahulu vsftpd di mesin anda. Untuk pengguna debian/ubuntu silahkan ketikkan kata sakti di terminal anda

apt-get install vsftpd

Setelah terinstall baru kita lakukan konfigurasi. File konfigurasi vsftpd di debian/ubuntu ada di /etc/vsftpd.conf, silahkan buka dengan editor teks favorit anda. Nah, disini saya copy-paste (salin-tempel) saja konfigurasi vsftpd saya yang memungkinkan user anonymous dan non-anonymous bisa login bersamaan.

Continue reading