Cerita berawal ketika terdapat sebuah website yang menggunakan drupal dan dihostingkan di sebuah web hosting yang ternyata hanya membolehkan satu buah database saja. Ketika waktu bertambah, ada sebuah web juga yang akan dimasukkan ke hosting yang sama dan ternyata berbasis drupal juga. Jika langsung dipindahkan maka kemungkinan besar akan terjadi kerumitan karena nama tabelnya sama antara web yang baru dengan web yang lama.

Tercetus sebuah solusi yaitu mengubah prefix untuk tabel web drupal yang baru ini menjadi berbeda dengan web drupal yang lama dengan sebuah “mantra” bash yang lumayan sakti tanpa bantuan harry potter atau dumbledore *halah*. Buat yang mau mencoba, mantranya bisa dilihat disini.

Tapi kenapa kok ga pakai fitur multi-sitenya drupal?? bukannya lebih mudah?? Masalahnya, situasi dan kondisi tidak memungkinkan untuk saat itu :D

Tidak ada Komentar

    (Required)
    (Required, will not be published)