Minggu kemarin akhirnya dapat juga kesempatan pulang berbarengan dengan berbagai macam seminar. Ada GCOS (26-27 oktober), Richard M. Stallman speech (28/10 di BPPT & 29/10 di UI), kemudian diakhiri dengan idsecconf2009. Jadi, seminar-seminar itu cuma kedok supaya bisa pulang :D

Berangkat dengan gajayana new image pas dekat tengah malam. Sengaja menggunakan gajayana karena waktu tiba di Jakarta tidak terlalu pagi dan juga sekalian merasakan desain kereta terbaru hasil karya anak bangsa.

Di GCOS banyak sekali topik yang menggugah keingintahuan tapi apa daya semua itu ga mungkin diambil karena dilaksanakan dengan model parallel sesion. Salah satu topik yang saya suka adalah tentang penggunaan grid computing pada riset partikel (Large Hadron Colider salah satunya) dan juga tentang industri kreatif (animasi menggunakan blender dan game nusantara online).

Lanjut dengan speech oleh Richard M. Stallman pada 28 oktober dengan tema Free Software movement. Beberapa poin yang saya ingat adalah adanya 4 kebebasan yang harus dipenuhi oleh sebuah perangkat lunak agar dapat dikategorikan sebagai software bebas (Free Software – free as free speech not free beer) dan juga usahakan memakai kata GNU/Linux bukan Linux saja karena Linux itu hanyalah sebuah kernel.

Speech RMS di UI seharusnya membicarakan tentang masalah copyright vs community tapi yang dibicarakan adalah hal yang sama persis dengan di BPPT, walau akhirnya beliau menyadari bahwa salah topik dan menambahkan beberapa materi yang sesuai topik.

Acara terakhir adalah idsecconf 2009 yang cuma saya ikuti 1 hari saja dari total 2 hari acara. Kenapa ? karena esoknya saya sudah harus kembali ke Yogya. Topik yang diangkat seperti biasa, agak berat dan juga venue acara yang kurang mendukung, Walaupun begitu, saya lihat masih banyak peserta yang tetap antusias.

Hari minggu saatnya kembali ke Yogya, tapi kali ini saya harus memutar lewat Bandung. Loh ?? kehabisa tiket kah ?? Tidak, memang maunya begitu. Alasan mendasar sih karena saya penasaran dengan medan di lintas Jakarta – Bandung via Cikampek, selain itu ingin juga merasakan turangga, kereta new image pertama. Jadi untuk kembali ke Yogya, naik parahyangan dahulu ke bandung kemudian ganti turangga. Sialnya karena takut kebablasan (turangga : Bandung – Surabaya) jadinya setelah jam 12 malam malah jadi ga bisa tidur :( . Padahal estimasi sampai di Yogya adalah jam 03.00.

Dari perjalanan kemarin, lumayan juga mengalami yang namanya ngantor di jakarta dan bergelut dengan transportasi umum. Pagi-pagi sudah naik KRL, diteruskan pakai busway, bahkan kejebak macet di Margonda. Tidak cuma itu saja, ada sedikit temu kangen dengan teman SD dahulu, rencananya memang banyak orang tapi apa daya situasi dan kondisi tidak mendukung.

O ya, ini sedikit oleh-oleh dari perjalanan kemarin :D
bye.. bye.. train shed @ night Train parking lotStabling Turangga

Tidak ada Komentar

    (Required)
    (Required, will not be published)