Bagaimana cara anda mengajak orang lain untuk menggunakan aplikasi (katakanlah) open source ?? Kebanyakan pasti mengajak dengan alasan bahwa aplikasi ini gratis lho, atau bebas dari bajakan, dsb. Mungkin sudah saatnya mengajak pengguna untuk menggunakan perangkat lunak open source dengan cara menunjukkan “gigi”nya. Ga usah malu buat anda yang giginya

Sebetulnya ini pengalaman saya, kalau mengajak menggunakan sebuah aplikasi open source dengan alasan gratis dan membebaskan diri dari bajakan sepertinya kurang ampuh. Tapi ketika diperlihatkan kemampuannya banyak orang langsung tertarik. Dulu sewaktu menyusun Tugas Akhir, saya menggunakan openoffice. Sudah jelas styling di OpenOffice itu memang sangat powerfull dan juga bisa membuat sendiri daftar isi secara otomatis, sebuah fitur yang belum banyak orang tahu. Dengan menggunakan OpenOffice jelas saya sangat diuntungkan, hanya membutuhkan satu buah file saja untuk menyimpan dokumen dengan berbagai macam format halaman, penomoran halaman, dan styling. Bahkan untuk menjadikannya PDF tidak perlu mencari aplikasi lainnya. Berbeda dengan rekan-rekan saya yang masih memisahkan file yang berisi format halaman yang berbeda-beda. Implikasinya ketika mereka melakukan revisi ribetnya bukan main karena harus mengedit tidak hanya satu file. Bayangkan saja kalau satu bab adalah satu file. Ketika harus menambahkan halaman baru di bab 2 misalnya maka file untuk bab 3 dst harus diedit juga. Namanya menyiksa diri sendiri :D

Dengan saya berikan sebuah contoh nyata keunggulan menggunakan OpenOffice mereka jelas tertarik, bukan karena faktor “free”nya tetapi karena “gigi”nya itu. Kalau masih mengandalkan faktor “free” (bebas dan gratis) maka aplikasi Microsoft Word pun mereka dapatkan dengan bebas dan gratis karena mereka (yang notabene mahasiswa teknik) tidak mengindahkan UU HaKI.

Jadi sekarang saatnya mengajak migrasi dengan mengedepankan kemampuan bukan karena faktor “free” :)

Tidak ada Komentar

    (Required)
    (Required, will not be published)