Mungkin anda sudah tahu bahwa boss besar+pionir microsoft berada di Indonesia untuk hal yang tidak saya ketahui. Tapi salah satunya adalah dia menawarkan software gratis untuk sekolah-sekolah di Indonesia dan (tentu saja) ada syaratnya. Berita jelasnya silahkan lihat disini. Pada berita tersebut ada kalimat :

Meski tawaran Bill Gates ini sangat menggiurkan, tapi pihak pemerintah tidak langsung menyatakan menerimanya.

Melihat kalimat tersebut saya sudah merasa sedikit lebih lega. Saya sendiri pernah mengalami trauma karena tindakan menkominfo Sofyan Djalil yang ingin melegalkan seluruh windows bajakan yang ada di Indonesia hanya dengan selembar (mungkin berlembar-lembar) kertas perjanjian. Isu yang saya dengar malah yang mempunyai ide ini adalah (klo ga salah) menteri keuangan saat itu (bukan yang sekarang), WTF!!!

Sikap beliau tersebut sebetulnya mencerminkan kepedulian tentang sebuah legalitas, tapi dilakukan dengan cara yang salah karena yang dibutuhkan negeri ini bukan hanya status legal atau tidak legal dari perangkat lunak yang ada tetapi pandangan masyarakat tentang penghargaan sebuah hak cipta yang sekarang (masih) dianggap remeh.

Kembali ke topik, pemerintah (khususnya menkominfo dan menristek) seharusnya menggunakan produk yang dibuat oleh anak bangsa, contohnya blankon dan igos dwiwarna. Jangan tergiur oleh tawaran aneh-aneh. Yang kita butuhkan adalah perubahan paradigma, dan buktikan bahwa anak bangsa juga mumpuni :D

Ada sebuah statement lagi yang membuat saya lebih lega lagi :

“Jadi kalau dibantu, anak-anak kita nanti (takutnya) jadi terbiasa dengan Microsoft nanti saat lulus. Itu artinya saya sudah bantu jadi marketing mereka. Ha..ha..ha…,” gelak Bambang.

Jadi ternyata mendiknas kita pun juga berfikir ke arah situ. Gitu dong pak.

Powered by ScribeFire.

1 Komentar

  • At 2008.05.10 09:49, Rafki RS said:

    Untung saja kita tidak semakin dijajah oleh raksasa kapitalis, Microsoft yang itu. Buktinya memang begitu, karena sudah kebiasaan memakai Windows (aseli ataupun bajakkan) orang kita agak enggan berpindah ke sistem operasi lain.

    (Required)
    (Required, will not be published)