Wandering in the jungle of internet looking for prolific serial to usb cable driver for mac os x mountain lion. But still can’t make it work well. I’ve already try the official driver, but it’s not working properly on mountain lion. It only appear as dot in my entire screen when I connect it to a cisco switch using mini com.

After wandering again, I finally found the solution. For another prolific users and using mac osx mountain lion, you can try this solution. It works for me.

And finally I can configure any device using serial communication on my mac *insert success kid meme here*

Melanjutkan cerita dari part 1, sampai di kuala lumpur masih pagi buta sekitar jam 6 pagi. Ya, pagi buta karena beda waktu 1 jam dengan WIB. Rencana utama selama di KL adalah ke ikonnya kuala lumpur, apalagi kalo bukan menara kembar petronas. Rencananya memang cuma itu aja karena ga sampai 24 jam di kuala lumpur.

Untuk menuju menara ke kembar petronas, dari stasiun KL sentral (yang merupakan pemberhentian terakhir kereta singapura-kuala lumpur) cukup naik RapidKL langsung ke stasiun KLCC. Awalnya saya mengira stasiun KLCC berada di sebelah menara kembar, pas tanya sama pengunjung ternyata sudah berada di bawah menara kembar. Setelah a little lost langsung menuju antrian untuk naik ke skybridge. Ga disangka ternyata antriannya sudah panjang. Padahal waktu itu belum sampai jam 7 pagi.

Ada 2 paket wisata di menara kembar petronas, yang pertama hanya ke skybrdige di lantai 41 dan yang kedua ke skybridge dan observation tower di lantai paling atas. Semua paket terdiri atas beberapa slot waktu, ketika giliran saya membeli tiket saya hanya mendapat slot waktu jam 16.00 dan paket 2 (skybridge+observation tower) sudah habis. Jadi saran saya sebisa mungkin datang pagi-pagi sekali, jam 5 pagi kalau bisa malah lebih bagus supaya bisa lebih bebas memilih paket dan slot waktu. Mungkin juga karena sedang weekend makanya pengunjungnya lebih banyak.

Continue reading

Pencitraan pasti naik drastis kalau bilang jalan-jalan ke luar negeri, padahal sih gara-gara tiket promo airasia Jogja-Singapura yang cuma Rp. 0 (belum termasuk pajak dan biaya lain2). Jadi, kalo dihitung dengan pajak plus biaya bagasi (pesen bagasi di awal tapi akhirnya ga kepake -_-’ ) maka tiket yang saya bayarkan untuk Jogja-Singapura PP adalah sebesar Rp. 350.000 :D . Tiket buat berangkat ini udah dipesan sejak promo mei 2010, makanya bisa dapet murah :D

Perjalanan dimulai dari jogja jumat pagi dengan penerbangan jam 07.30. Pas boarding di adisucipto ketemu sama garuda indonesia yang pake livery lama. Udah sering liat fotonya, pernah juga liat langsung tapi dari jauh banget tapi baru kali itu liat langsung dari deket. Sampai di changi sekitar jam 11.30 waktu singapira, yang pertama kali dilakukan jelas foto-foto dong. Lanjut cek imigrasi terus langsung beli kartu operator lokal buat journey supaya bisa online terus selama di Singapura. Hape pertama masih pakai operator indonesia (mentari) yang di roaming internasional biar bisa ditelpon sama keluarga. Buat para pengguna mentari, supaya bisa dipakai roaming internasional perlu pulsa minimal Rp. 75.000. Operator lokal yang saya pake adalah starhub dan saya pilih paket maxmobile prepaid yang cuma bisa data dan sms. Kartu perdananya sendiri harganya S$12 dan perlu topup tambahan sebesar S$18 supaya bisa pake paket data unlimited selama 5 hari (yang ternyata bonus 2 hari). Sebetulnya kebutuhannya bukan cuma buat ngeksis, tapi juga biar google mapsnya bisa dipake. Lebih gampang cari venue di google maps daripada harus bawa katalog perjalanan khusus singapura :D . Kartu perdana starhub ini bisa dibeli di UOB money changer changi. Kalau money changer sebelahnya UOB, yang ditawarkan perdana untuk operator singtel. Info lengkap tentang maxmobile prepaid bisa dilihat disini.

Bandara Internasional Changi
Bandara Internasional Changi

Continue reading

After read at engadget that there’s an update of twitter apps for android, I straightly go to the market at my phone to see if there’s an update. And yes there is. Click the update button, and there I have update my twitter apps. Actually I’ve read about the update at gizmodo. After watch the beta hands on, I’m very excited to get it.

It’s a big change in UI for the twitter 2.0. The mention, and direct messages tab are become one on top. It makes very easy to switch from tweet to mention or to direct messages. Not like the previous version that needs more steps to access it.

Continue reading

Directory traversal pada sebuah website memungkinkan pengunjung dapat melihat file-file sistem operasi seperti /etc/resolv.conf. Jika /etc/resolv.conf dapat dilihat dengan mudah bukan tidak mungkin file lain seperti /etc/passwd dapat juga dilihat. Ada beberapa cara untuk mencegah directory traversal. Mengaktifkan safe_mode adalah salah satunya dan dapat juga mencegah directory traversal dengan menggunakan modsecurity.

Cara pertama mencegah directory traversal adalah dengan mengaktifkan safe_mode php. Caranya dengan meng-edit php.ini kemudian ganti opsi safe_mode menjadi on. Dengan cara ini fungsi-fungsi php yang menyentuh sistem operasi seperti exec() atau chmod().

Cara lainnya mencegah directory traversal adalah dengan menggunakan modsecurity. Tapi setelah instalasi dan diaktifkan, modsecurity tidak langsung bisa mencegah directory traversal tapi perlu ditambahkan sebuah rule. Untuk mencegah directory traversal dengan modsecurity, rulenya adalah

SecRule REQUEST_URI “\.\.” “phase:1,log,deny,msg:’Directory Traversal Attack Detected’”

rule tersebut sebetulnya bisa dimasukkan di config modsecurity mana saja karena tinggal diincludekan saja di httpd.conf namun saya memasukkan rule tersebut di modsecurity_localrules.conf. Dengan rule tersebut setiap ada tindakan yang terjaring maka akan ditampilkan halaman error 500.

Jika anda ingin mencoba apakah sebetulnya modsecurity anda sudah berjalan atau belum, bisa dilakukan sedikit percobaan seperti disini.

sumber : http://osdir.com/ml/apache.mod-security.user/2007-06/msg00206.html